Parahnya Lonjakan Covid di India, Jenazah Antre Dikremasi

Anton Suhartono
Krematorium di India bekerja 24 jam nonstop mengkremasi jenazah Covid-19 (Foto: Reuters)

AHMEDABAD, iNews.id - Lonjakan kasus Covid-19 di India berbanding lurus dengan kenaikan jumlah korban meninggal. Selama 6 hari berturut-turut negara itu mencatat penambahan jumlah kasus infeksi harian di atas 200.000 orang.

Pada Selasa (20/4/2021), India melaporkan penambahan 259.170 kasus virus corona. Sehari sebelumnya, negara itu mencetak rekor lonjakan harian yakni 273.810 kasus dengan 1.619 jumlah korban meninggal.

Jumlah kasus infeksi total India menembus 15 juta orang, berada di peringkat dua dunia di bawah Amerika Serikat.

Sebenarnya ada ketidakcocokan antara data dan kenyataan di lapangan. Jumlah korban meninggal yang ditangani melalui protokol Covid-19 jauh lebih tinggi dari data resmi. Ini bisa saja terjadi karena beban layanan kesehatan yang telah memuncak, sehingga ada korban suspect Covid-19 yang meninggal sebelum dinyatakan positif.

Lonjakan korban meninggal jelas membuat sibuk krematorium maupun petugas pemakaman. Di Negara Bagian Gujarat, tempat-tempat pembekaran mayat beroperasi 24 jam nonstop.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

India Sepakat Pasok Obat Berkualitas dan Terjangkau ke RI

57 tahun lalu

Selangkah Lagi! Warga RI Bisa Pakai QRIS di India

57 tahun lalu

Prabowo Dukung Pembangunan Pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar, Perkuat Konektivitas RI-India

57 tahun lalu

Prabowo-Narendra Modi Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Hankam hingga Penanggulangan Terorisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal