Parahnya Lonjakan Covid di India, Jenazah Antre Dikremasi

Anton Suhartono
Krematorium di India bekerja 24 jam nonstop mengkremasi jenazah Covid-19 (Foto: Reuters)

Di Surat, krematorium Kurukshetra Sailor dan Umra mengkremasi lebih dari 100 jenazah per hari di bawah protokol Covid-19 dalam sepekan terakhir. Padahal jumlah kematian Covid-19 resmi yang diumumkan pemerintah kota sekitar 25 orang.

Di Lucknow, Ibu Kota Negara Bagian Uttar Pradesh, krematorium Baikunthdham dalam 6 hari terakhir menangani dua kali lipat jumlah jenazah.

Kepala krematorium Azad mengatakan, jumlah jenazah yang dikremasi menggunakan protokol Covid meningkat lima kali lipat dalam beberapa pekan terakhir.

"Kami bekerja siang dan malam. Insinerator beroperasi penuh, tapi tetap saja masih banyak orang harus menunggu kremasi jenazah (anggota keluarga)," ujarnya.

Di tempat lain, dua krematorium Kota Bhopal, Ibu Kota Madhya Pradesh, 187 jenazah dikremasi menggunakan protokol Covid-19 dalam 4 hari. Padahal data resmi pemerintah kota hanya melaporkan lima.

Pekan lalu di Ahmedabad ada 63 jenazah yang meninggalkan sebuah rumah sakit khusus Covid-19 untuk dimakamkan. Namun pemerintah setempat hanya melaporkan 20 kasus kematian di hari yang sama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wamen Pariwisata: Prambanan Siap Jadi Magnet Wisatawan Hindu Mancanegara

57 tahun lalu

Jenazah Rachmat Gobel Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata

57 tahun lalu

Usai Dikunjungi Narendra Modi, InJourney Optimistis Candi Prambanan Makin Dilirik Turis India

57 tahun lalu

Candi Prambanan Jadi Saksi Persahabatan Indonesia-India, Jejak Peradaban 1.000 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal