Parahnya Lonjakan Covid di India, Jenazah Antre Dikremasi

Anton Suhartono
Krematorium di India bekerja 24 jam nonstop mengkremasi jenazah Covid-19 (Foto: Reuters)

"Kami bekerja sepanjang waktu dengan kapasitas 100 persen untuk mengkremasi jenazah tepat waktu," kata kepala krematorium Kota Surat, Kamlesh Sailor, dikutip dari Reuters.

Beberapa kota besar lainnya juga melaporkan lonjakan permintaan kremasi dan pemakaman, jauh lebih besar dibandingkan dengan data kasus kematian akibat Covid-19 yang dilaporkan pemerintah.

Pejabat pemerintah mengatakan, ketidakcocokan penghitungan kematian mungkin disebabkan beberapa faktor, termasuk soal kehati-hatian.

Seorang pejabat senior kesehatan mengatakan, peningkatan jumlah kremasi menggunakan protokol Covid-19 disebabkan korban meninggal mengalami gejala meskipun belum dites.

"Dalam banyak kasus, pasien datang ke rumah sakit dalam kondisi sangat kritis dan meninggal sebelum menjalani tes. Ada beberapa kasus pasien dibawa sudah meninggal ke rumah sakit. Kami tidak tahu apakah mereka positif atau tidak," kata pejabat itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 hari lalu

Jackie Chan Meninggal Dunia? Ini Faktanya!

9 hari lalu

Breaking News: Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo Tidak Ditemukan Racun hingga Tanda Kekerasan

10 hari lalu

DVI Polda Kalsel Identifikasi 16 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8, Berikut Daftarnya

11 hari lalu

Merasakan Nuansa India di Tengah Jakarta lewat Diwali Bazaar 2026, Intip Keseruannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal