Parlemen Dibubarkan, Raja Malaysia Blak-blakan Kecewa Perkembangan Politik Dalam Negeri

Anton Suhartono
Raja Malaysia Sultan Abdullah menyetujui pembubaran parlemen sebagai diminta PM Ismail Sabri Yaakob (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah angkat bicara soal pembubaran parlemen yang diumumkan Perdana MenteriIsmail Sabri Yaakob, Senin (10/10/2022). Pembubaran parlemen membuka jalan bagi digelarnya pemilihan umum (pemilu) Malaysia. 

Pemilu Malaysia sedianya berlangsung pada September 2023, namun Ismail memutuskan untuk mempercepatnya setelah muncul desakan kuat dari internal koalisi pemerintah.

Ismail bertemu dengan Raja pada pekan lalu untuk meminta persetujuan membubarkan parlemen.

Istana menyatakan Raja Malaysia tidak punya pilihan selain menyetujui permintaan Ismail untuk mengembalikan mandat kepada rakyat.

Disebutkan Sultan Abdullah mengungkapkan kekecewaan atas perkembangan politik Malaysia saat ini seraya berharap komisi pemilihan umum menggelar pemilihan sesegera mungkin.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Jokowi: Pemimpin Bukan Hanya Memahami Kekuasaan, tapi Benar-Benar Paham Rakyat

4 hari lalu

Pemerintah RI Beri Penegasan Status WNI bagi 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

6 hari lalu

Kunjungan Wisman Tembus 8,97 Juta hingga Juli 2026, Terbanyak dari Malaysia-China

8 hari lalu

Malaysia Rayakan Hari Kemerdekaan ke-69, Gelar Parade Militer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal