Parlemen Irak Serukan Pengusiran Pasukan AS Pascatewasnya Qasem Soleimani

Nathania Riris Michico
Anggota parlemen Irak menuntut pasukan AS meninggalkan negara itu. (FOTO: AFP / IRAQI PRIME MINISTER'S PRESS OFFICE)

Irak Adukan Serangan AS yang Tewaskan Komandan Pasukan Elite Iran ke Dewan Keamanan PBB

Serangan Udara Kembali Terjadi di Irak, Stasiun TV Pemerintah Sebut AS Pelakunya

"Kita yakin rakyat Irak menginginkan (pasukan) AS tetap berada di sana," kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, menanggapi kabar tersebut, kepad Fox News, Senin (6/1/2020).

AS dan Irak empat tahun lalu sepakat menempatkan kembali pasukan Amerika di Irak untuk membantu memerangi ISIS. Kesepakatan itu terjadi setelah semua pasukan AS ditarik dari invasi AS yang dimulai pada 2003.

Invasi tersebut akhirnya menggulingkan diktator Irak Saddam Hussein, berdasarkan tuduhan keliru bahwa Saddam memiliki senjata pemusnah massal.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal