Pascaserangan, Erdogan Desak Selandia Baru Terapkan Lagi Hukuman Mati

Nathania Riris Michico
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (FOTO: AFP)

Tindakan Erdogan ini mengundang reaksi Menteri Luar Negeri Selandia Baru, Winston Peters. Peters mengungkapkan bahwa dia sudah menghubungi menlu dan wakil presiden Turki dan mengingatkan bahwa mempertontonkan video bisa berbahaya bagi warga Selandia Baru di Turki.

Kendati demikian, manifesto dan cuplikan penembakan kembali dipertontonkan Erdogan dalam kampanyenya akhir pekan lalu.

Partai AK mendominasi politik Turki selama lebih 16 tahun. Partai Erdogan ini tengah berjibaku untuk memikat pemilih, di tengah ekonomi yang dikhawatirkan akan terjerembab ke dalam resesi, setelah bertahun-tahun menguat.

Erdogan bahkan menyebut pemilu lokal kali ini sebagai perjuangan hidup-mati.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
6 hari lalu

Penembakan Horor di Festival Kuliner Seattle, 3 Orang Tewas

15 hari lalu

Kronologi Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Mewah Jaksel, Senjata Api Ditemukan di TKP

18 hari lalu

Perdana! Selandia Baru Konfirmasi Kasus Pertama Flu Burung H5N1

23 hari lalu

Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal