Pascaserangan, Erdogan Desak Selandia Baru Terapkan Lagi Hukuman Mati

Nathania Riris Michico
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (FOTO: AFP)

Menurutnya, Selandia Baru sebaiknya membuat pengecualian hukum, sehingga pelaku penembakan di Christchurch bisa dihukum mati.

"Jika parlemen Selandia Baru tidak membuat keputusan ini, saya akan terus-menerus mendesak mereka. Tindakan tegas perlu diambil," tandasnya.

Tujuan politis?

Namun, tidak bisa dipungkiri pernyataan Erdogan ini punya tujuan politis. Apalagi menjelang pemilu lokal pada 31 Maret mendatang.

Kantor berita AFP menyebut, Erdogan ingin Partai AK nya yang berbasis Islam, semakin mendapatkan banyak suara pemilih.

Pada kampanye akhir pekan lalu, Erdogan bahkan mempertontontan video penembakan yang sempat ditayangkan pelaku di akun Facebooknya, berikut beberapa 'manifesto' yang juga sempat diunggah si penembak, sebelum diblokir facebook.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
6 hari lalu

Penembakan Horor di Festival Kuliner Seattle, 3 Orang Tewas

15 hari lalu

Kronologi Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Mewah Jaksel, Senjata Api Ditemukan di TKP

18 hari lalu

Perdana! Selandia Baru Konfirmasi Kasus Pertama Flu Burung H5N1

23 hari lalu

Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal