Menurutnya, Selandia Baru sebaiknya membuat pengecualian hukum, sehingga pelaku penembakan di Christchurch bisa dihukum mati.
"Jika parlemen Selandia Baru tidak membuat keputusan ini, saya akan terus-menerus mendesak mereka. Tindakan tegas perlu diambil," tandasnya.
Tujuan politis?
Namun, tidak bisa dipungkiri pernyataan Erdogan ini punya tujuan politis. Apalagi menjelang pemilu lokal pada 31 Maret mendatang.
Kantor berita AFP menyebut, Erdogan ingin Partai AK nya yang berbasis Islam, semakin mendapatkan banyak suara pemilih.
Pada kampanye akhir pekan lalu, Erdogan bahkan mempertontontan video penembakan yang sempat ditayangkan pelaku di akun Facebooknya, berikut beberapa 'manifesto' yang juga sempat diunggah si penembak, sebelum diblokir facebook.