Pasukan Israel Bombardir Rafah Bagian Timur Setelah Perintahkan Warga Pergi

Anton Suhartono
Ilustrasi pasukan Israel melancarkan serangan udara di pinggiran Rafah beberapa saat setelah meminta warga setempat untuk segera pergi (Foto: Reuters)

Pernyataan itu tak menyebutkan bahwa militer Israel akan melakukan operasi darat ke Gaza. Namun spekulasi yang kuat serangan darat segera terjadi, apalagi belum ada kemajuan dalam proses negosiasi.

Sementara itu soal pemindahan pengungsi di Rafah, IDF menyatakan sedang menambah zona pegungsi di Al Mawasi guna mengakomodasi peningkatan jumlah bantuan yang mengalir ke Gaza. 

"Zona kemanusiaan yang diperluas ini mencakup rumah sakit lapangan, tenda, dan peningkatan jumlah makanan, air, obat-obatan, serta pasokan tambahan," demikian isi pernyataan.

Pernyataan ini disampaikan di tengah kebuntuan negosiasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Surat kabar The New York Times (NYT) melaporkan, seorang sumber pejabat Israel dan pemimpin senior Hamas Mousa Abu Marzouk menyalahkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang mementahkan kembali kesepakatan padahal sudah akan disepakati.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

China Tegaskan Dukung Palestina, Desak Israel Setop Caplok Tepi Barat

2 hari lalu

Saling Tuduh, Mantan Kepala Badan Intelijen Israel Shin Bet Gugat Netanyahu

3 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

3 hari lalu

AS Ikut Lobi Saudi agar Terima Bantuan Israel Lawan Houthi, Pangeran MBS Tetap Menolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal