PBB: 7.000 Orang Ditahan sejak Unjuk Rasa Meletus di Iran

Nathania Riris Michico
Aksi protes di Iran. (FOTO: Photo: Hairda Hamdani/AFP/Getty Images)

"Kami juga menerima rekaman yang menunjukkan pasukan keamanan menembak demonstran yang tidak bersenjata dari belakang ketika mereka melarikan diri, dan menembak orang lain langsung di wajah dan organ vital - dengan kata lain menembak untuk membunuh," kata Bachelet.

"Materi video tambahan menunjukkan anggota pasukan keamanan yang menembak dari atap gedung departemen kehakiman di Kota Javanrud, sebelah barat Teheran di Provinsi Kermanshah, serta tembakan dari helikopter di Sadra," di Provinsi Fars.

Protes dimulai pada 15 November menyusul kenaikan harga BBM yang mengejutkan.

Iran belum memberikan angka keseluruhan untuk jumlah orang yang terbunuh atau ditangkap.

Iran menyalahkan kekerasan yang terjadi selama protes pada prema-preman yang didukung oleh musuh-musuhnya, Amerika Serikat, Israel, dan Arab Saudi.

Iran juga membantah tingginya angka kematian yang dilaporkan oleh sumber-sumber asing sebagai kebohongan total.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Tegas, Rusia Tak Akan Biarkan Iran Sendirian Hadapi Konflik dengan AS

Internasional
16 jam lalu

Iran Rilis Data Resmi Korban Tewas Demonstrasi Rusuh, Segini Jumlahnya

Internasional
17 jam lalu

Mantan Menhan Israel Takut Negaranya Dihujani Rudal Iran

Internasional
18 jam lalu

Rusia Khawatir Konflik AS-Iran Meledak: Tinggal Siapa yang Injak Ranjau!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal