PBB Rilis 112 Perusahaan yang Beraktivitas di Wilayah Pendudukan Palestina, Israel Murka

Anton Suhartono
Israel memperluas daerah permukiman di wilayah Tepi Barat, Palestina (Foto: AFP)

Israel menanggapi perilisan data tersebut dengan menyebutnya sebagai langkah memalukan. Sejak lama Israel memang tak sejalan dengan keputusan-keputusa yang diambil Dewan HAM PBB.

Bahkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memberi sinyal akan membalas karena perilisan ini bisa memicu pemboikotan.

"Siapa pun yang memboikot kami akan diboikot. Kami sangat menolak upaya hina ini," kata Netanyahu, dalam pernyataan.

Di lain sisi, Menteri Luar Negari Palestina Riyad Al Malki menyebut perilisan itu sebagai kemenangan bagi hukum internasional dan upaya diplomatik.

Gerakan Boikot Pencabutan dan Sanksi (BDS) yang menyerukan embargo luas terhadap Israel di seluruh dunia karena perlakuannya terhadap Palestina juga menyambut baik daftar itu.

Sedianya data tersebut dirilis 3 tahun lalu, namun tertunda berulang kali.

Awalnya ada lebih dari 300 perusahaan yang masuk dalam daftar, tapi turun menjadi 112. Sebanyak 94 perusahaan di antaranya berkantor pusat di Israel dan 18 lainnya tersebar di enam negara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Yusril Tegaskan Deportasi Abdul Karim Tak Ganggu Hubungan Indonesia-Palestina

2 hari lalu

Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan RI bakal Terus Kirim Bantuan ke Gaza

2 hari lalu

Tepi Barat Memanas, Israel Tangkap 70 Warga Palestina dan Lukai 8 Orang

3 hari lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal