PBB Rilis 112 Perusahaan yang Beraktivitas di Wilayah Pendudukan Palestina, Israel Murka

Anton Suhartono
Israel memperluas daerah permukiman di wilayah Tepi Barat, Palestina (Foto: AFP)

JENEWA, iNews.id - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merilis 112 perusahaan yang beraktivitas di permukiman Israel di Tepi Barat yang dianggap ilegal menurut hukum internasional karena.

Di antara perusahaan tersebut adalah penyedia layanan tempat tinggal online seperti Airbnb, Expedia, dan TripAdvisor. Langkah untuk merilis daftar perusahaan itu didukung oleh Palestina.

Laporan PBB ini merupakan tindak lanjut atas resolusi Dewan HAM PBB Tahun 2016 yang menyerukan dirilisnya data semua bisnis yang terlibat dalam kegiatan terkait dengan permukiman Israel di wilayah pendudukan Palestina.

Namun kantor HAM PBB menyatakan, perusahaan yang terdaftar itu tidak berkaitan dengan proses politik yang kini berlangsung. Daftar perusahaan juga bisa berubah setiap tahun.

"Saya sadar masalah ini telah dan akan terus menjadi sangat kontroversial," kata kepala HAM PBB, Michelle Bachelet, dikutip dari AFP, Kamis (13/2/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Kemlu: Pasukan Indonesia ke Gaza Bukan untuk Misi Tempur

Nasional
11 jam lalu

Ma'ruf Amin Tak Masalah RI Gabung Board of Peace, Asal Perjuangkan Palestina Merdeka

Nasional
20 jam lalu

Airlangga Bantah Kesepakatan Tarif AS Disetujui usai RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Internasional
1 hari lalu

Dewan Perdamaian Gaza Ingatkan Peran Pasukan Stabilisasi Internasional Penting, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal