PBB Sebut 2 Pihak yang Bertikai di Sudan Masih Belum Mau Negosiasi

umaya
Masing-masing pihak yang bertikai di Sudna belum menunjukkan keinginan untuk bernegosiasi secara serius. (Foto: Reuters)

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres menggambarkan kekerasan dan kekacauan di Sudan sebagai sesuatu yang memilukan. 

"Perebutan kekuasaan membahayakan masa depan Sudan karena dapat menyebabkan penderitaan selama bertahun-tahun dan menghambat pembangunan selama beberapa dekade," kata Guterres.

PBB telah memindahkan ratusan staf dan anggota keluarga dari Khartoum ke Port Sudan.

Ogranisasi dunia ini berencana untuk membangun kantor pusat di Port Sudan untuk terus bekerja di Sudan. Di negara ini, bahkan sebelum kekerasan pecah, hampir 16 juta orang atau sekitar sepertiga dari populasi membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
19 jam lalu

Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik 

3 hari lalu

6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan

6 hari lalu

Prabowo Bangga Rumah Pendidikan Raih Juara PBB: Digitalisasi Kita Diakui Dunia

21 hari lalu

Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal