PBB: Terlalu Cepat Mengirim Pengungsi Rohingya Kembali ke Myanmar

Nathania Riris Michico
Sebuah keluarga Muslim Rohingya, yang menyeberang dari Myanmar ke Bangladesh, berlindung di bawah selembar plastik ketika hujan turun di dekat kamp pengungsi di Bangladesh. (Foto: AP/Dar Yasin)

Selain itu, Lee tidak melihat bukti apa pun dari Pemerintah Myanmar untuk menciptakan lingkungan yang aman dengan jaminan terhadap etnis Rohingya di Rakhine.

"Myanmar gagal memberikan jaminan bahwa mereka (warga Rohingya) tidak akan mengalami penganiayaan dan kekerasan mengerikan yang sama sekali lagi," kata Lee, seperti dilaporkan Reuters, Rabu (7/11/2018).

Menurut Lee, akar penyebab krisis harus ditangani terlebih dahulu, termasuk hak untuk kewarganegaraan dan bebas bergerak.

Myanmar tidak menganggap Rohingya sebagai kelompok etnis pribumi. Negara dengan mayoritas Budha itu menyebut Rohingya “Bengali”, yang mengisyaratkan mereka berasal dari Bangladesh.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 bulan lalu

Kapal Pengungsi Rohingya Terbalik di Perairan Malaysia-Thailand, Ratusan Orang Hilang

Nasional
2 tahun lalu

Wapres: Waspadai Sindikat TPPO di Balik Kedatangan Pengungsi Rohingya

Nasional
2 tahun lalu

Jokowi Akan Bahas Nasib Pengungsi Rohingya dengan Pemimpin Negara Lain di Jepang

Nasional
2 tahun lalu

Gen Z Tanya Penanganan Pengungsi Rohingya, Begini Jawaban Ganjar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal