Pejabat Board of Peace: Andalkan Pasukan Internasional Jaga Gaza Langkah Keliru

Anton Suhartono
Mengandalkan sepenuhnya pasukan internasional untuk menjaga keamanan Jalur Gaza dinilai sebagai langkah keliru (Foto: AP)

MUNICH, iNews.id - Mengandalkan sepenuhnya pasukan internasional untuk menjaga keamanan Jalur Gaza dinilai sebagai langkah keliru. Hal itu ditegaskan Perwakilan Tinggi Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace), Nickolay Mladenov, dalam forum internasional di Jerman.

Berbicara dalam Konferensi Keamanan Munich, Mladenov mengingatkan, peran Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) memang penting dalam masa transisi pasca-gencatan senjata. Namun, menjadikan pasukan asing sebagai tumpuan utama keamanan Gaza bukanlah pendekatan yang tepat.

“ISF sangat penting, tetapi jauh lebih penting daripada ISF adalah Pasukan Keamanan Palestina baru yang harus dikerahkan di Gaza,” ujar Mladenov,  Minggu (15/2/2026).

Bukan Solusi Jangka Panjang

ISF yang berada di bawah kendali Board of Peace, lembaga bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, akan mengemban misi menjaga stabilitas keamanan di Gaza dalam periode transisi. Meski demikian, mandat pasukan tersebut bersifat sementara.

Menurut Mladenov, mengandalkan pasukan multinasional hanya akan menciptakan ketergantungan jangka panjang dan berpotensi melemahkan legitimasi otoritas lokal yang akan dibentuk.

“Jika kita mengandalkan pasukan internasional, dari mana pun mereka berasal, untuk menjaga keamanan Gaza, kita melakukan pendekatan yang sangat salah,” ujarnya.

Dia menekankan tujuan utama misi ini adalah membangun kapasitas keamanan Palestina yang profesional dan mampu berdiri sendiri, dengan dukungan ISF hanya sebagai penguat di tahap awal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Nah, Menlu AS Sebut Trump Bersedia Bertemu Pemimpin Iran Khamenei

Nasional
11 jam lalu

Kemlu: Pasukan Indonesia ke Gaza Bukan untuk Misi Tempur

Nasional
15 jam lalu

Ma'ruf Amin Tak Masalah RI Gabung Board of Peace, Asal Perjuangkan Palestina Merdeka

Nasional
23 jam lalu

Airlangga Bantah Kesepakatan Tarif AS Disetujui usai RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal