Pejabat Intelijen AS Mundur karena Perang Gaza: Saya Malu!

Anton Suhartono
Seorang pejabat intelijen pertahanan Amerika Serikat DIA mengundurkan diri karena malu atas dukungan negaranya atas pembantaian Israel di Gaza (Foto: Reuters)

Serangan Israel ke Gaza telah menewaskan lebih dari 35.000 orang, sebagian besar anak-anak dan peremuan. Selain itu 78.827 orang luka.

Tingginya angka kematian warga Palestina memicu demonstrasi pro-Palestina yang melanda kampus-kampus di seluruh Amerika Serikat (AS) dan negara lain.

Selain itu operasi darat pasukan Zionis ke Rafah memaksa Presiden Joe Biden menunda bantuan satu paket senjata ke Israel.

Pemerintahan Biden pada Jumat pekan lalu mengungkap, penggunaan senjata yang dipasok AS oleh Israel di Gaza mungkin telah melanggar hukum humaniter internasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Tembak Kapal Tanker di Selat Hormuz, AS Akan Balas

57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Tak Lanjutkan Negosiasi dengan AS

57 tahun lalu

Panas! Iran Tembak Kapal Tanker Qatar di Selat Hormuz

57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal