Pejabat Intelijen AS Mundur karena Perang Gaza: Saya Malu!

Anton Suhartono
Seorang pejabat intelijen pertahanan Amerika Serikat DIA mengundurkan diri karena malu atas dukungan negaranya atas pembantaian Israel di Gaza (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Seorang pejabat intelijen pertahanan Amerika Serikat DIA mengundurkan diri pada November 2023 terkait dukungan negaranya terhadap Israel dalam perang di Jalur Gaza, Palestina. Pria berpangkat mayor Angkatan Darat itu menjadi pejabat DIA pertama yang mengundurkan diri terkait dukungan AS terhadap Israel. 

Setelah bungkam selama 6 bulan mengenai alasannya mundur, pria bernama Harrison Mann itu akhirnya mengungkapnya ke publik, Senin (13/5/2024).

Dalam surat yang di-posting di profil LinkedIn, Mann menjelaskan kepada rekan-rekannya di Badan Intelijen Pertahanan (DIA) alasannya mundur, yakni karena cedera moral akibat dukungan AS terhadap Israel dalam perang di Gaza serta dampak kerugian yang diderita warga Palestina.

Mann mengatakan dia bungkam tentang motif pengunduran dirinya selama berbulan-bulan karena takut.

"Saya takut, takut melanggar etika profesional kita. Takut mengecewakan perwira yang saya hormati. Takut Anda merasa dikhianati. Saya yakin sebagian dari Anda akan merasakan seperti itu saat membaca ini," kata Mann, dalam surat tersebut, seperti dilaporkan kembali Reuters, Selasa (14/5/2024).

Menurut Mann, dia merasa malu dan bersalah karena membantu penerapan kebijakan AS yang menurutnya berkontribusi terhadap pembunuhan massal warga Palestina.

“Pada titik tertentu, apa pun pembenarannya, Anda akan mengajukan kebijakan yang memungkinkan terjadinya kelaparan massal pada anak-anak, atau tidak,” ujarnya, dalam surat.

Seorang pejabat DIA membenarkan bahwa Mann bekerja di badan intelijen tersebut. Dia menegaskan pengunduran diri seorang pejabat merupakan hal biasa sebagaimana terjadi di institusi lain.

“Pengunduran diri karyawan merupakan hal yang rutin terjadi di DIA seperti halnya perusahaan lain, dan pejabat mengundurkan diri karena berbagai alasan dan motivasi,” katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Istana: Indonesia akan Kirim 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza

Nasional
7 jam lalu

Mensesneg: Board of Peace Komitmen RI Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Nasional
8 jam lalu

TNI bakal Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Berapa Jumlahnya?

Internasional
9 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal