Pejabat Turki: AS dan Inggris Tak Rela Erdogan Menengahi Konflik Rusia dengan Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)

“Dan hasil konkret pertama adalah gencatan senjata tentunya, dan setelah itu mungkin akan ada kompromi setelah tawar-menawar diplomatik,” kata dia.

Turki menjadi tuan rumah pembicaraan singkat antara Rusia dan Ukraina pada fase awal konflik pada Maret tahun lalu. Akan tetapi, proses perundingan damai sejak itu tidak pernah lagi menunjukkan perkembangannya. 

Pada akhir September, Putin mengatakan bahwa Moskow masih terbuka untuk pembicaraan dengan Kiev dan meminta Ukraina untuk menghentikan permusuhan. Namun, Zelensky menyatakan bahwa pihaknya siap untuk berdialog dengan Moskow hanya jika Putin sudah tidak lagi berkuasa di Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal