Pejabat Turki: AS dan Inggris Tak Rela Erdogan Menengahi Konflik Rusia dengan Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)

“Dan hasil konkret pertama adalah gencatan senjata tentunya, dan setelah itu mungkin akan ada kompromi setelah tawar-menawar diplomatik,” kata dia.

Turki menjadi tuan rumah pembicaraan singkat antara Rusia dan Ukraina pada fase awal konflik pada Maret tahun lalu. Akan tetapi, proses perundingan damai sejak itu tidak pernah lagi menunjukkan perkembangannya. 

Pada akhir September, Putin mengatakan bahwa Moskow masih terbuka untuk pembicaraan dengan Kiev dan meminta Ukraina untuk menghentikan permusuhan. Namun, Zelensky menyatakan bahwa pihaknya siap untuk berdialog dengan Moskow hanya jika Putin sudah tidak lagi berkuasa di Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
13 jam lalu

7 Tentara AL AS Tewas dalam Bentrokan Maut di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

13 jam lalu

Bertemu Prabowo, Pemerintah AS Optimistis Kerja Sama Strategis dengan RI Makin Kuat

15 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp17.877 per Dolar AS

15 jam lalu

Wakil Menteri Perang AS Temui Prabowo di Istana: Kehormatan Luar Biasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal