Pejabat Turki: AS dan Inggris Tak Rela Erdogan Menengahi Konflik Rusia dengan Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)

“Dan hasil konkret pertama adalah gencatan senjata tentunya, dan setelah itu mungkin akan ada kompromi setelah tawar-menawar diplomatik,” kata dia.

Turki menjadi tuan rumah pembicaraan singkat antara Rusia dan Ukraina pada fase awal konflik pada Maret tahun lalu. Akan tetapi, proses perundingan damai sejak itu tidak pernah lagi menunjukkan perkembangannya. 

Pada akhir September, Putin mengatakan bahwa Moskow masih terbuka untuk pembicaraan dengan Kiev dan meminta Ukraina untuk menghentikan permusuhan. Namun, Zelensky menyatakan bahwa pihaknya siap untuk berdialog dengan Moskow hanya jika Putin sudah tidak lagi berkuasa di Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Disebut Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping, China Mau Beli?

1 hari lalu

Inggris Tetapkan Manchester Jadi Tuan Rumah KTT G20 2027

1 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

2 hari lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal