Pelaku Penembakan Masjid Selandia Baru Tak Ingin Didampingi Pengacara

Anton Suhartono
Brenton Tarrant saat disidang di Pengadilan Distrik Christchurch (Foto: AFP)

CHRISTCHURCH, iNews.id - Brenton Tarrant, pelaku penembakan jamaah Salat Jumat di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, tak ingin didampingi pengacara. Dia ingin membela dirinya sendiri.

Hal itu disampaikan langsung Richard Perters, pengacara yang ditunjuk untuk membela Tarrant dalam sidang pendahuluan pada Sabtu (16/3/2019).

pelaku, pria 28 tahun warga Australia, itu didakwa dengan satu tuntutan pembunuhan dalam sidang saat itu.

Menurut Peters, pernyataan itu disampaikan kliennya dalam kondisi sadar dan rasional.

"(Dia) Mengindikasikan tidak menginginkan seorang pengacara. Dia ingin mewakili dirinya sendiri dalam kasus ini," kata Peters, seperti dikutip dari AFP, Senin (18/3/2019).

Peters juga mengenyampingkan dugaan bahwa kondisi Tarrant tidak layak untuk menjalani sidang. Kliennya dalam kondisi sehat secara fisik dan mental.

"Cara dia menyajikannya rasional dan menunjukkan seseorang yang tidak menderita cacat mental. Begitulah penampilannya. Dia tampaknya mengerti apa yang sedang terjadi," kata Peters.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 hari lalu

Kaget! Pengemis Meninggal Dunia Tinggalkan Uang Ratusan Juta, Disumbang ke Masjid

16 hari lalu

Mobil Rombongan Polisi Ditembaki KKB di Tolikara, 1 Anggota Terluka

18 hari lalu

Penambakan Brutal di SMA Filipina, Pelaku Siarkan Langsung Aksinya di Media Sosial

28 hari lalu

Polisi Pastikan Wamenpar Tak di Lokasi Festival Lembah Baliem saat Penembakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal