Pelaku Penembakan Presiden AS Ini Dapat Pembebasan Tanpa Syarat, Kok Bisa?

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi putusan hakim di persidangan. (Foto: Reuters)

Jaksa federal AS, Kacie Weston, dalam persidangan mengatakan bahwa Departemen Kehakiman AS setuju Hinckley harus diberikan pembebasan tanpa syarat. Akan tetapi Weston berpendapat, pembatasan itu tidak boleh dicabut secara resmi hingga Juni 2022. Dengan begitu, jaksa dapat terus memantau Hinckley saat dia bertransisi untuk hidup sendiri pascakematian ibunya.

Sementara itu, putri mantan Presiden Reagan, Patti Davis, menulis dalam sebuah opini di Washington Post bahwa dia menentang pembebasan Hinckley. Dia khawatir, laki-laki itu bisa saja mengincarnya suatu saat. “Saya tidak percaya bahwa John Hinckley menyesali perbuatannya,” tulisnya.

Insiden penembakan pada 1981 menyebabkan paru-paru Reagan terluka. Namun, sang presiden dapat pulih dengan cepat kala itu.

Selain Reagan, beberapa orang lainnya juga terluka dalam peristiwa itu, termasuk Sekretaris Pers Gedung Putih, James Brady; agen Secret Service Timothy McCarthy, dan; petugas polisi Washington DC, Thomas Delahanty.

Hinckley dinyatakan tidak bersalah dengan alasan kegilaan dalam sidang juri pada 1982.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
12 jam lalu

AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS

2 hari lalu

Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak

2 hari lalu

AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone

2 hari lalu

Iran: Israel Tak Akan Luput dari Pembalasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal