Pembicaraan Damai Ukraina dan Rusia Terancam Berhenti, 2 Pihak Saling Tuduh

Anton Suhartono
Pembicaraan damai antara Ukraina dan Rusia terancam berhenti (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Ukraina memperingatkan pembicaraan damai dengan Rusia terancam gagal lantaran negaranya terus-menerus digempur. Rusia meningkatkan serangan di wilayah timur dan selatan Ukraina untuk merebut Donbass serta kota lain.

Pasukan Rusia telah merebut Kota Kherson di selatan dan Mariupol di timur. Sebagian tentara Ukraina dan warga sipil terkepung di pabrik baja Mariupol.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan rasa pesimisme atas kelangsungan negosiasi dengan Rusia.

"Ada risiko yang tinggi pembicaraan bakal berakhir atas apa yang mereka (Rusia) tinggalkan di belakang, terkesan mereka memegang pedoman tentang membunuh orang-orang," kata Zelensky, kepada wartawan Polandia, seperti dilaporkan Interfax.

Ukraina dan Rusia menggelar pembicaraan langsung sejak 29 Maret. Namun suasana memburuk setelah Ukraina menuduh Rusia melakukan kekejaman terhadap warga saat pasukan mereka mundur dari daerah di sekitar Ibu Kota Kiev seperti Bucha. 

Gambar-gambar yang beredar menunjukkan mayat bergeletakan di jalan dalam kondisi tangan diikat dan luka tembak di kepala. Selain itu ditemukan beberapa kuburan massal di mana jenazah dimakamkan secara tak layak.

Rusia membantah telah membantai warga kota tersebut. 

Sejak tragedi Bucha, kedua pihak melanjutkan pembicaraan melalui konfrensi video.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
8 jam lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
10 jam lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
11 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal