Pemerintah Israel Tolak Negara Palestina

Anton Suhartono
Gideon Saar menegaskan Israel menolak pembentukan negara Palestina (Foto: AP)

Menurut dia, Negara Palestina yang merdeka itu haruslah memiliki pemerintahan yang berkedudukan di Yerusalem Timur. Syarat itu sudah tidak bisa ditawar lagi. 

“Ketika membentuk negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, sambil menjaga hak kembalinya pengungsi Palestina ke tempat tinggal mereka sebelumnya, Qassam bisa diintegrasikan ke dalam tentara nasional (Palestina),” kata Naim. 

Brigade Al Qassam didirikan pada 1991 sebagai reaksi atas Perjanjian Oslo antara Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Perjanjian tersebut dinilai Hamas sebagai bentuk ketundukan Palestina kepada zionis dan melemahkan perjuangan rakyat Palestina.

Sikap keras Hamas dan sayap militernya yang tak akan membiarkan sejengkal tanah Palestina disebut oleh Israel dianggap oleh Barat, terutama AS dan sekutu, sebagai teroris. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Pasukan Israel Serang Ratusan Umat Kristen Palestina Rayakan Hari Raya St Georgius

Internasional
14 jam lalu

Menteri-Menteri Israel Serukan Warga Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa pada 15 Mei

Internasional
1 hari lalu

Iran: Militer AS Tembak Kapal Sipil Iran di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Internasional
2 hari lalu

Terungkap! Israel Kirim Iron Dome dan Pasukan ke Uni Emirat Arab untuk Tangkis Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal