Pemerintah Korsel Marah Ratusan Warganya Pekerja Pabrik Hyundai di AS Ditangkap

Anton Suhartono
Pemerintah Korea Selatan merespons penahanan ratusan warganya yang bekerja di pabrik Hyundai, Georgia, oleh otoritas imigrasi federal (Foto: NBC News)

Lee menambahkan, pemerintah akan membentuk satuan tugas di Georgia yang akan dibantu Konsulat Jenderal Korea Selatan di Atlanta untuk menangani kasus ini.

Seorang juru bicara Hyundai mengatakan kepada NBC News, perusahaan sedang memantau situasi dengan cermat dan sedang mempelajari duduk persoalan sebenarnya.

Sebelumnya, Steven Schrank, agen khusus yang bertanggung jawab untuk urusan Keamanan Dalam Negeri (HSI) Georgia, menuduh para pekerja itu bekerja secara ilegal di Amerika Serikat atau melanggar izin tinggal.  Dia menyebut ini adalah penangkapan kasus pelanggaran imigrasi terbesar dalam sejarah HSI untuk satu kali operasi.

Agen HSI, Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE), serta badan federal lainnya ikut serta dalam penggeledahan di pabrik Hyundai, Kota Ellabell. Lokasi itu menjadi tempat perusahaan Hyundai dan LG Energy Solution membangun pabrik baterai, bersebelahan dengan fasilitas manufaktur kendaraan listrik mereka.

Video yang viral di media sosial menunjukkan, para agen membawa ratusan pekerja di lokasi konstruksi. Para petugas menginterogasi setiap pekerja, menanyakan status keimigrasian, memeriksa dokumen, dan mengecek latar belakang.

Sejauh ini tidak ada tuntutan pidana terkait penggeledahan tersebut.

Para pekerja yang ditangkap di lokasi tersebut diketahui bukan pegawai Hyundai, melainkan dari berbagai kontraktor dan subkontraktor.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Bela Iran, China Kecam Perang Ekonomi AS: Tak Menyelesaikan Masalah

6 jam lalu

Trump Sebut Iran Sekarat: Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji Tentara

8 jam lalu

Berburu Hewan yang Dilindungi di Papua, Pasutri asal China Diusir dari Indonesia

9 jam lalu

Trump: Jika AS Dipimpin Presiden Cerdas, Kim Jong Un Akan Berlaku Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal