Pemerintah Libya Bebaskan Putra Muammar Khadafi dari Penjara

Ahmad Islamy Jamil
Putra mantan pemimpin Libya Muammar Khadafi, Saadi Khadafi. (Foto: Reuters)

Pembebasan Saadi adalah hasil dari negosiasi yang melibatkan para tokoh suku senior dan Perdana Menteri Libya, Abdulhamid Dbeibeh, kata sumber resmi. Sementara, sumber lain mengatakan, negosiasi juga melibatkan mantan Menteri Dalam Negeri, Fathi Bashagha.

Pada 2018 Kementerian Kehakiman menyatakan Saadi Gaddafi tidak bersalah atas tuduhan pembunuhan, penipuan, ancaman, perbudakan, dan pencemaran nama baik mantan pemain bola, Bashir Rayani.

Pada Juli lalu, New York Times mengatakan telah mewawancarai saudara laki-laki Saadi, Saif al-Islam Khadafi, yang ditahan selama bertahun-tahun di Kota Zintan. Saif dibui setelah para pendukungnya mengisyaratkan dia akan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden yang direncanakan pada Desember.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

AS Akan Serang Iran Habis-habisan jika Terus Ulur Waktu Sepakati Perdamaian

57 tahun lalu

Presiden Macron Tolak Kerahkan Militer Buka Selat Hormuz: Tidak Masuk Akal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal