Pemerintah Sri Lanka Paksa Kremasi Jenazah Muslim Korban Covid-19, Picu Kemarahan

Anton Suhartono
Jenazah muslim korban Covid-19 di Sri Lanka dikremasi memicu kemarahan publik (Foto: AFP)

Seorang influencer yang mengunggah foto pita di akun media sosialnya menyebut tindakan tersebut sebagai penindasan negara.

Sri Lanka mengalami lonjakan kasus Covid-19 sejak Oktobe,. Jumlah kasus infeksi meningkat hampir 10 kali lipat menjadi total lebih dari 32.790 orang, sebanyak 152 di antaranya meninggal.

Dewan Muslim Sri Lanka menyatakan, banyak muslim yang menjadi korban meninggal akibat virus corona. Jumlah muslim di Sri Lanka mencapai 10 persen total 21 juta populasi.

Juru bicara dewan Hilmy Ahamed mengatakan, umat Islam memilih tak melapor jika mengalami keluhan penyakit karena khawatir akan dikremasi begitu meninggal.

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mendesak Sri Lanka mengizinkan jenazah umat Islam korban Covid-19 dikubur secara normal sesuai dengan keyakinan dan kewajiban agama.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga membolekan penguburan seperti biasa asal dilakukan dengan tindakan pencegahan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Muslim
2 hari lalu

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga, Lengkap Teks Arab dan Artinya

Muslim
2 hari lalu

Bacaan Doa Ramadhan Hari ke-23: Teks Arab dan Artinya, Memohon Sucikan dari Dosa

Seleb
2 hari lalu

Tangis Akbar Nasution Pecah di Depan Makam Putri Akbar Tandjung: Kau Arti Kesempurnaan

Seleb
2 hari lalu

Putri Akbar Tandjung Meninggal Dunia, Suami: Maafkan Almarhumah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal