Pemerintah Venezuela Bentuk Tim Khusus Bebaskan Presiden Maduro dan Ibu Negara

Anton Suhartono
Venezuela membentuk komisi khusus untuk membebaskan Presiden Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores (Foto: NDTV)

KARAKAS, iNews.id - Pemerintah Venezuela membentuk tim atau komisi khusus untuk membebaskan Presiden Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores. Keduanya kini ditahan di penjara New York setelah ditangkap dalam serangan besar-besaran militer Amerika Serikat ke Ibu Kota Karakas pada Sabtu (3/1/2026).

Maduro dan Flores akan menghadapi dakwaan kejahatan narkoba dan senjata di pengadilan federal New York, Senin (5/1/2026). 

Menteri Informasi dan Komunikasi Venezuela Freddy Nanez mengatakan, komisi khusus bertugas untuk mencari jalan guna membebaskan Maduro dan Flores, menggunakan cara yang sah sesuai aturan internasional. 

"Hari ini, dalam rapat Dewan Menteri, penjabat presiden membentuk komisi tingkat tinggi untuk membebaskan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya," kata Nanez, dalam pernyataan di Telegram.

Komisi tersebut akan dipimpin pemimpin parlemen Ketua Majelis Nasional Jorge Rodriguez.

Maduro dan Flores ditangkap oleh pasukan elite AS Delta Force bersamaan dengan serangan besar-besaran ke Karakas pada Sabtu dini hari. Trump menuduh keduanya terlibat dalam bisnis narkoba yang dijual di AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Sadis, Pria di AS Tembak Mati 7 Anggota Keluarga termasuk Perempuan Hamil dan 2 Anak

12 jam lalu

Serangan Houthi ke Bandara Saudi Tewaskan 12 Orang, termasuk Warga AS dan Palestina

16 jam lalu

Gawat! Trump Mungkin Perintahkan Serang Iran Lagi

17 jam lalu

Berubah Pikiran, Trump Pertimbangkan Kirim Pasukan AS Bantu Saudi Serang Houthi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal