JAKARTA, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku akan mengambil alih kendali cadangan minyak Venezuela. Hal itu dilakukan usai menculik Presiden Nicolas Maduro bersama istrinya, Cilia Flores, pada Sabtu (3/1/2026) waktu setempat.
Melansir dari Sky News, Minggu (4/1/2026), Venezuela menguasai sekitar 17 persen dari total cadangan minyak dunia atau setara dengan 303 miliar barel. Angka ini menjadikan Venezuela sebagai salah satu negara dengan cadangan minyak terbesar dunia.
Pada masa keemasannya di era 1970-an, Venezuela pernah memproduksi hingga 3,5 juta barel minyak per hari. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, produksi minyak negara tersebut merosot tajam.
Tahun lalu, produksi minyak Venezuela tercatat rata-rata hanya sekitar 1,1 juta barel per hari, atau setara dengan 1 persen dari total produksi minyak dunia.