Pemerintah Xinjiang Sebut Kabar Muslim Uighur Berpotensi Terinfeksi Virus Korona Hoaks

Anton Suhartono
Antara
Pemerintah Xinjiang menyebut informasi bahwa muslim Uighur di kamp pendidikan berpotensi terinfeksi virus korona hoaks (Foto: AFP)

Berdasarkan sensus di China, populasi Uighur sebanyak 7,2 juta jiwa atau 45 persen dari 15 juta warga Xinjiang, selain Kazakh, Kyrgyz, Tatar, dan etnis mayoritas seperti Han. Namun Uyghur American Association menyebut jumlah mereka sekitar 11,3 juta sampai15 juta jiwa.

Amnesty International menulis surat kepada otoritas penjara, pemerintah otonom di Xinjiang, dan pemerintahan China agar warga etnis Uighur yang ditahan segera dibebaskan.

Namun Pemerintah China membantah tudingan yang juga disampaikan berbagai kelompok HAM.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Health
5 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Internasional
6 hari lalu

China Bantah Kirim Senjata ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Internasional
11 hari lalu

Bos Perusahaan Bagikan Bonus Rp400 Miliar, Bantu Karyawan Bayar Cicilan

Internasional
12 hari lalu

Membelot, Mantan Pilot Jet Tempur F-35 AS Ditangkap karena Latih Pilot Militer China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal