Pemerintahan AS Tutup, Trump Kesampingkan Opsi Status Darurat Nasional

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Penutupan pemerintahan Amerika Serikat (AS) kali ini merupakan yang terpanjang dalam sejarah negara itu. Per Jumat (12/1/2019), pemerintahan AS tutup selama 22 hari, mengalahkan rekor sebelumnya pada 1995-1996 atau di masa pemerintahan Bill Clinton yakni 21 hari.

Presiden Donald Trump enggan membuka pemerintahan sampai kubu Demokrat di Kongres menyetujui anggaran dana 5,6 miliar dolar AS untuk membangun tembok perbatasan dengan Meksiko.

Dana tersebut sebenarnya bisa saja keluar tanpa harus melalui persetujuan Kongres jika Trump mengeluarkan status keadaan darurat nasional, tapi dia enggan menggunakan cara itu.

Salah satu alasannya, Trump ingin memberi waktu lebih kepada kubu oposisi untuk menyetujui kebijakannya soal pembangunan tembok perbatasan.

"Saya ingin memberi mereka kesempatan dan ingin melihat apakah mereka bisa bertindak secara bertanggung jawab," kata Trump, dalam wawancara dengan Fox News, sebagaimana dilaporkan kembali AFP, Minggu (13/1/2019).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Menkeu AS Klaim Iran Akan Buka Selat Hormuz Hari Ini

13 jam lalu

Israel Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan dari Gaza

15 jam lalu

Iran Akan Tembak Setiap Kapal Lewati Jalur Ilegal Selat Hormuz

16 jam lalu

Iran Sebut Spanyol Diganggu AS dengan Krisis Perbatasan karena Menentang Perang Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal