Pemicu Malaysia Larang Anak-Anak Pakai Ponsel, dari Pemerkosaan hingga Pembunuhan Siswi

Anton Suhartono
Zara Qairina Mahathir, siswi SMA di Malaysia yang tewas akibat bullying (Foto: Media Sosial)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Pemerintah Malaysia berencana melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun menggunakan telepon seluler (ponsel). Langkah drastis ini muncul setelah serangkaian kasus kekerasan di kalangan pelajar, mulai dari perundungan yang berujung kematian, pemerkosaan bergilir, hingga pembunuhan di lingkungan sekolah.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan, pemerintah kini tengah meninjau kebijakan besar-besaran untuk melindungi pelajar dari dampak buruk media sosial dan game online yang dinilai memicu perilaku menyimpang dan agresif.

“Kita telah melihat bagaimana media sosial dan game online bisa memengaruhi perilaku, terkadang mengarah pada tindakan kriminal,” ujar Anwar, dikutip dari The Star, Sabtu (18/10/2025).

Anwar menegaskan, pemerintah kemungkinan besar akan meloloskan aturan larangan penggunaan ponsel bagi anak di bawah 16 tahun sebagai bagian dari upaya nasional menekan kekerasan antarpelajar. 

“Usulan ini masih dikaji, tapi banyak negara telah menerapkan langkah serupa,” katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Asap Karhutla Tak Lagi Terdeteksi ke Singapura dan Malaysia, tapi Masih ke Australia

2 hari lalu

MUI Ingatkan Bahaya Pornografi hingga Narkoba di Ruang Digital, Anak Harus Dilindungi

4 hari lalu

Isi Pidato Berbahasa Jawa Anggota DPR Malaysia, Singgung Kerugian akibat Karhutla Indonesia

4 hari lalu

Anggota DPR Malaysia Pidato Pakai Bahasa Jawa, Singgung Kiriman Kabut Asap dari Indonesia

4 hari lalu

Horor! Siswa SMA Serang Guru Pakai Kapak di Kelas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal