Pemilik Rumah Sakit Ditangkap karena Keluarkan Ribuan Hasil Tes Corona Palsu

Anton Suhartono
Pemilik rumah sakit Mohammed Shahed (3 dari kiri) ditangkap atas tuduhan mengeluarkan ribuan sertifikat hasil tes virus corona palsu (Foto: AFP)

DHAKA, iNews.id - Seorang pemilik rumah sakit di Bangladesh ditangkap polisi, Rabu (15/7/2020). Dia bertanggung jawab atas ribuan hasil tes Covid-19 palsu yang dikeluarkan dua rumah sakit miliknya.

Semua hasil menyebutkan negatif, padahal orang-orang tersebut tak pernah menjalani tes Covid-19.

Pria bernama Mohammad Shahed itu diburu polisi selama 8 hari sebelum ditangkap. Dia merupakan satu dari belasan orang yang terlibat dalam bisnis ilegal ini.

"Dia ditangkap di tepi sungai di perbatasan saat berusaha melarikan diri ke India. Dia menggunakan cadar," kata juru bicara Batalion Aksi Cepat Kepolisian Bangladesh, Ashique Billah, dikutip dari AFP, Kamis (16/7/2020).

Para ahli memperingatkan, dokumen hasil tes palsu tersebut berpotensi memperburuk penyebaran virus corona di negara berpenduduk sekitar 168 juta jiwa itu yang telah terpukul.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Usai Dikunjungi Narendra Modi, InJourney Optimistis Candi Prambanan Makin Dilirik Turis India

57 tahun lalu

Candi Prambanan Jadi Saksi Persahabatan Indonesia-India, Jejak Peradaban 1.000 Tahun

57 tahun lalu

Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar Orang, Transisi Pemerintahan Tetap Damai

57 tahun lalu

Prabowo di Hadapan Narendra Modi: Saya Punya DNA India

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal