Rubio merujuk pada posisi Trump sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata AS. Karena itu, menurut dia, hasil pemilu sela tidak serta-merta membuat Trump kehilangan kemampuan untuk mengambil tindakan terhadap Iran.
Rubio juga menegaskan persoalan Iran, khususnya program nuklir, dipandang Trump sebagai masalah keamanan nasional AS dan bukan sekadar isu politik domestik yang dapat berubah mengikuti hasil pemilu.
"Baginya, masalah Iran bukan (sekadar) isu politik," kata Rubio.
Dia menyebut presiden-presiden AS dan sebagian besar negara telah memiliki pandangan yang sama selama hampir lima dekade bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Namun, menurut Rubio, berbagai pemerintahan sebelumnya berulang kali gagal mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk mencegah hal tersebut.
Rubio menambahkan Trump tetap siap mengambil tindakan meskipun terdapat risiko atau harga mahal yang harus dibayar. Menurutnya, konsekuensi jika gagal mencegah Iran memiliki senjata nuklir akan jauh lebih besar.
Pernyataan Rubio tersebut muncul setelah Trump sebelumnya memberikan sinyal berbeda terkait waktu tercapainya kesepakatan dengan Iran.