Menurut para pengkritik Netanyahu, perselisihan tersebut berpotensi menjadi upaya untuk mendelegitimasi partai-partai Arab. Situasi ini juga dapat menyulitkan Eisenkot menjalin kerja sama dengan mereka, padahal dukungan partai-partai Arab menjadi salah satu jalan bagi blok oposisi untuk membentuk pemerintahan.
Media Israel melaporkan CEC menerima klaim Qatar memberikan pendanaan untuk meningkatkan partisipasi pemilih di komunitas Arab. Namun, Kementerian Luar Negeri Qatar secara tegas membantah tuduhan tersebut.
Netanyahu dan Partai Likud menyebut persoalan itu sebagai gempa politik dan serangan terhadap demokrasi yang bertujuan menggulingkan pemerintahan sayap kanan mereka.
Di sisi lain, Shin Bet mengklarifikasi penyelidikan tidak menyasar seluruh komunitas yang telah memberikan suara secara sah. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal CEC, Dean Livne, juga menyatakan tidak ada dasar untuk tuduhan mengenai pelanggaran sistematis terhadap integritas pemilu.
Eisenkot, yang telah menerima penjelasan mengenai penyelidikan tersebut, meminta agar kesimpulan tidak diambil terlalu dini.