Pemilu Israel Memanas, Netanyahu Dikecam usai Tuding Partai Arab Curang

Rizky Agustian
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (Foto: AP)

Menurut para pengkritik Netanyahu, perselisihan tersebut berpotensi menjadi upaya untuk mendelegitimasi partai-partai Arab. Situasi ini juga dapat menyulitkan Eisenkot menjalin kerja sama dengan mereka, padahal dukungan partai-partai Arab menjadi salah satu jalan bagi blok oposisi untuk membentuk pemerintahan.

Media Israel melaporkan CEC menerima klaim Qatar memberikan pendanaan untuk meningkatkan partisipasi pemilih di komunitas Arab. Namun, Kementerian Luar Negeri Qatar secara tegas membantah tuduhan tersebut.

Netanyahu dan Partai Likud menyebut persoalan itu sebagai gempa politik dan serangan terhadap demokrasi yang bertujuan menggulingkan pemerintahan sayap kanan mereka.

Di sisi lain, Shin Bet mengklarifikasi penyelidikan tidak menyasar seluruh komunitas yang telah memberikan suara secara sah. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal CEC, Dean Livne, juga menyatakan tidak ada dasar untuk tuduhan mengenai pelanggaran sistematis terhadap integritas pemilu.

Eisenkot, yang telah menerima penjelasan mengenai penyelidikan tersebut, meminta agar kesimpulan tidak diambil terlalu dini.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
23 jam lalu

Tak Ada Pemenang Pemilu Israel, Akankah Oposisi Gandeng Partai Arab Gulingkan Netanyahu?

2 hari lalu

Pemilu Israel, Peneliti: Netanyahu Kalah Belum Tentu Hadirkan Perdamaian di Palestina

3 hari lalu

Diproyeksikan Raih 19 Kursi Parlemen Israel, Partai Arab Ingin Gulingkan Netanyahu

3 hari lalu

Update Pemilu Israel: Kubu Netanyahu Raih 53 Kursi, Eisenkot 48, Partai Arab 19 Kursi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal