"Terlalu dini untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi, atau apakah memang ada sesuatu yang terjadi," kata Eisenkot.
Dia juga menuduh Netanyahu menjalankan kampanye yang diatur dan terorganisasi untuk mendelegitimasi hasil pemilu.
Sementara itu, Ketua Partai Balad, Sami Abu Shehadeh, yang merupakan bagian dari koalisi Joint List, turut menepis tuduhan tersebut.
"Pihak yang kalah sedang menyebarkan fitnah rasis yang keji dan mendesak badan-badan keamanan untuk menggunakan kekerasan demi membatalkan hasil pemilu," ujarnya.