Pemilu Israel Tanpa Pemenang, Ini yang Akan Terjadi Selanjutnya

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu unggul dalam perolehan kursi pemilu parlemen Israel, namun gagal mengamankan mayoritas untuk membentuk pemerintahan (Foto: AP)

Hasil penghitungan suara akhir dijadwalkan ditetapkan secara resmi pada 4 November. Komisi Pemilihan Umum Israel menyatakan angka tersebut masih mungkin mengalami koreksi dalam beberapa hari ke depan, meskipun perubahan diperkirakan tidak signifikan.

Setelah penetapan resmi, partai-partai politik memiliki kesempatan mengajukan keberatan atau gugatan hukum hingga 18 November.

Proses Pembentukan Pemerintahan Bisa Berlangsung Berbulan-bulan

Setelah ditunjuk Herzog, kandidat perdana menteri memiliki waktu 28 hari untuk bernegosiasi dengan berbagai faksi politik guna mengamankan dukungan mayoritas. Presiden juga dapat memberikan tambahan waktu selama 14 hari.

Apabila kandidat pertama gagal, Herzog dapat menunjuk hingga dua kandidat lainnya untuk mencoba membentuk pemerintahan.

Jika seluruh upaya tersebut tidak membuahkan hasil, Israel harus kembali menggelar pemilu parlemen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Pemilu Israel: Eisenkot Berpeluang Gantikan Netanyahu, Ini Syarat Berat yang Harus Dipenuhi

8 jam lalu

Gawat! Iran Peringatkan Perang Bisa Meluas jika AS Menyerang Lagi

11 jam lalu

Trump Mungkin Serang Iran Habis-habisan jika Partai Republik Kalah Telak dalam Pemilu AS

17 jam lalu

Pemilu Israel Memanas, Netanyahu Dikecam usai Tuding Partai Arab Curang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal