Pemilu Israel Tanpa Pemenang, Ini yang Akan Terjadi Selanjutnya

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu unggul dalam perolehan kursi pemilu parlemen Israel, namun gagal mengamankan mayoritas untuk membentuk pemerintahan (Foto: AP)

Namun, Herzog menegaskan bahwa segala upaya harus dilakukan untuk menghindari pemilu ulang. Situasi politik yang tidak stabil dinilai berpotensi memperpanjang ketidakpastian pemerintahan.

Berdasarkan catatan Israel Democracy Institute, pembentukan pemerintahan di Israel biasanya membutuhkan waktu antara 20 hingga 100 hari.

Netanyahu Unggul, tetapi Kehilangan Banyak Dukungan

Meski gagal mengamankan mayoritas, Netanyahu tampil lebih baik dari perkiraan sejumlah pihak. Dia memanfaatkan kekhawatiran pemilih terhadap meningkatnya kekuatan politik Arab dan potensi ancaman keamanan untuk mendulang suara.

Namun, hasil pemilu kali ini tetap menjadi pukulan politik bagi Netanyahu yang berambisi mempertahankan kekuasaan.

Sepanjang kampanye, Eisenkot menjadikan dirinya sebagai antitesis Netanyahu. Dia menuduh sang perdana menteri telah membawa Israel ke jurang otoritarianisme sekaligus merusak reputasi negara itu di mata internasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Pemilu Israel: Eisenkot Berpeluang Gantikan Netanyahu, Ini Syarat Berat yang Harus Dipenuhi

15 jam lalu

Gawat! Iran Peringatkan Perang Bisa Meluas jika AS Menyerang Lagi

18 jam lalu

Trump Mungkin Serang Iran Habis-habisan jika Partai Republik Kalah Telak dalam Pemilu AS

1 hari lalu

Pemilu Israel Memanas, Netanyahu Dikecam usai Tuding Partai Arab Curang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal