Pemimpin Militer Myanmar Suruh Pegawai Kembali Bekerja, Minta Demo Disetop

Ahmad Islamy Jamil
Pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing. (Foto: Reuters)

Pada Kamis ini pun, para pendemo menggelar unjuk rasa di seluruh Myanmar. Dan untuk pertama kalinya, Jenderal Aung Hlaing menyampaikan protes di depan umum, sembari menyalahkan para pegawai yang mogok kerja sebagai orang-orang tak bermoral.

Aksi pembangkangan sipil untuk memprotes kudeta itu memang telah berkembang di kalangan tenaga medis, guru, pegawai kereta api, dan banyak pegawai pemerintah lainnya. Mereka ramai-ramai mogok kerja dan menuntut pembebasan Aung San Suu Kyi.

Ratusan pekerja berbaris di jalan raya di Ibu Kota Naypyitaw. Mereka meneriakkan slogan-slogan antijunta dan antikudeta. Mereka juga membawa alat peraga demonstrasi untuk mendukung Suu Kyi. 

Di Kota Yangon, ribuan orang juga berdemonstrasi. Beberapa pendemo di sana bahkan melakukan aksi lucu-lucuan, salah satunya dilakukan oleh para pria yang mengenakan rok pendek.

“Sungguh lucu! Dia (Aung Hlaing) pasti benar-benar sedang mengkhayal, meminta orang-orang yang memprotesnya untuk pulang dan kembali bekerja,” kata seorang pengguna Twitter, yang diidentifikasi sebagai Nyan Bo Bo, menanggapi pernyataan sang jenderal.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
6 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

9 hari lalu

Tragis! 14 Tentara Kazakhstan Tewas saat Latihan Perang, Tersapu Gelombang Laut

13 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

14 hari lalu

Rusia Siap Tingkatkan Serangan ke Ukraina usai Moskow Dihantam Ribuan Drone

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal