Pemimpin Militer Myanmar Suruh Pegawai Kembali Bekerja, Minta Demo Disetop

Ahmad Islamy Jamil
Pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing. (Foto: Reuters)

Pada Kamis ini pun, para pendemo menggelar unjuk rasa di seluruh Myanmar. Dan untuk pertama kalinya, Jenderal Aung Hlaing menyampaikan protes di depan umum, sembari menyalahkan para pegawai yang mogok kerja sebagai orang-orang tak bermoral.

Aksi pembangkangan sipil untuk memprotes kudeta itu memang telah berkembang di kalangan tenaga medis, guru, pegawai kereta api, dan banyak pegawai pemerintah lainnya. Mereka ramai-ramai mogok kerja dan menuntut pembebasan Aung San Suu Kyi.

Ratusan pekerja berbaris di jalan raya di Ibu Kota Naypyitaw. Mereka meneriakkan slogan-slogan antijunta dan antikudeta. Mereka juga membawa alat peraga demonstrasi untuk mendukung Suu Kyi. 

Di Kota Yangon, ribuan orang juga berdemonstrasi. Beberapa pendemo di sana bahkan melakukan aksi lucu-lucuan, salah satunya dilakukan oleh para pria yang mengenakan rok pendek.

“Sungguh lucu! Dia (Aung Hlaing) pasti benar-benar sedang mengkhayal, meminta orang-orang yang memprotesnya untuk pulang dan kembali bekerja,” kata seorang pengguna Twitter, yang diidentifikasi sebagai Nyan Bo Bo, menanggapi pernyataan sang jenderal.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
30 hari lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

31 hari lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

1 bulan lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

1 bulan lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal