Pemimpin Militer Myanmar Suruh Pegawai Kembali Bekerja, Minta Demo Disetop

Ahmad Islamy Jamil
Pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing. (Foto: Reuters)

YANGON, iNews.id – Pemimpin junta militerMyanmar, Jenderal Min Aung Hlaing, pada Kamis (11/2/2021) meminta para pegawai negeri kembali bekerja. Dia juga mendesak orang-orang untuk berhenti berunjuk rasa. 

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh layanan informasi militer Myanmar, Aung Hlaing juga mengimbau masyarakat untuk menghindari kerumunan, yang menurutnya akan memicu penyebaran virus corona (Covid-19) di negara itu.

“Mereka yang jauh (mogok) dari tugasnya diminta segera kembali menjalankan tugasnya untuk kepentingan negara dan rakyat tanpa memusatkan perhatian pada emosi,” ujar Jenderal Aung Hlaing, seperti dikutip Reuters.

Pernyataan itu muncul di saat Amerika Serikat mulai bergerak untuk menjatuhkan sanksi kepada Aung Hlaing dan rekan-rekannya sesama petinggi militer. Sementara, Inggris menyatakan juga sedang mempertimbangkan langkah-langkah yang dapat diterapkan untuk menghukum kudeta Myanmar pada 1 Februari lalu.

Perebutan kekuasaan secara paksa dan penahanan pemimpin sipil terpilih Myanmar, Aung San Suu Kyi, bersama dengan sejumlah tokoh politik lainnya, telah memicu demonstrasi besar di negeri Asia Tenggara itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
6 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

8 hari lalu

Tragis! 14 Tentara Kazakhstan Tewas saat Latihan Perang, Tersapu Gelombang Laut

13 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

13 hari lalu

Rusia Siap Tingkatkan Serangan ke Ukraina usai Moskow Dihantam Ribuan Drone

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal