Pemimpin Oposisi Israel Tuduh Netanyahu Ingin Kudeta Hasil Pemilu

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu dituduh berupaya mengudeta hasil pemilu parlemen untuk mempertahankan jabatan (Foto: AP)

“Setiap pertambahan menit, pemerintah yang akan segera lengser memegang kendali kekuasaan, berbahaya bagi demokrasi Israel,” ujarnya, seraya mendesak partai-partai oposisi untuk membentuk pemerintahan baru secepat mungkin, memulihkan supremasi hukum, dan mencegah lembaga-lembaga negara digunakan untuk tujuan politik.

Golan juga memperingatkan kepala kepolisian serta badan intelijen Shin Bet dan Mossad untuk taat hukum.

“Anda harus setia kepada hukum dan negara Israel, bukan kepada perdana menteri, bukan kepada partai, dan bukan kepada kepentingan politik mana pun,” tuturnya.

Dia bahkan menyebut situasi tersebut sebagai keadaan darurat keamanan dan demokrasi, mendesak para pemimpin oposisi untuk tidak membuang waktu membentuk pemerintahan.

Pernyataan tersebut disampaikan sehari setelah para pemimpin oposisi Israel sepakat merekomendasikan pemimpin Partai Yashar, Gadi Eisenkot, kepada Presiden Isaac Herzog untuk membentuk pemerintahan berikutnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Israel Ketar-ketir Partai Demokrat Kuasai Kongres AS, Singgung Bantuan Senjata dan Perang Iran

8 jam lalu

Pemimpin Oposisi Israel Tak Sudi Gabung dengan Netanyahu sekalipun Dibujuk Trump

1 hari lalu

Bentrok Penolakan Konser Andrea Bocelli, 33 Aparat hingga Bahar Bin Smith Terluka

1 hari lalu

Trump Hentikan Bantuan Rp72 Triliun ke Israel Setiap Tahun: Mereka Sudah Tak Butuh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal