Pemimpin Oposisi Israel Tuduh Netanyahu Ingin Kudeta Hasil Pemilu

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu dituduh berupaya mengudeta hasil pemilu parlemen untuk mempertahankan jabatan (Foto: AP)

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan di Herzliya, dihadiri oleh Eisenkot, mantan Perdana Menteri Naftali Bennett, pemimpin Yisrael Beytenu Avigdor Lieberman, Golan, serta pemimpin oposisi Yair Lapid.

Mereka bertekad mengganti pemerintahan Netanyahu dengan pemerintahan darurat nasional dan segera mulai menyusun perjanjian koalisi.

Para pemimpin oposisi sepakat untuk mengoordinasikan langkah-langkah parlementer untuk mengganti pemerintahan yang akan berakhir dan mencegah pemilu berikutnya.

Jika seluruh kubu oposisi Yahudi dan Arab merekomendasikan Eisenkot, maka total dukungan menjadi 67 kursi.

Meski demikian, partai-partai oposisi Yahudi belum sepakat untuk menerima partai-partai Arab. Lieberman menolak pemerintahan yang bergantung pada partai-partai Arab.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Israel Ketar-ketir Partai Demokrat Kuasai Kongres AS, Singgung Bantuan Senjata dan Perang Iran

7 jam lalu

Pemimpin Oposisi Israel Tak Sudi Gabung dengan Netanyahu sekalipun Dibujuk Trump

1 hari lalu

Bentrok Penolakan Konser Andrea Bocelli, 33 Aparat hingga Bahar Bin Smith Terluka

1 hari lalu

Trump Hentikan Bantuan Rp72 Triliun ke Israel Setiap Tahun: Mereka Sudah Tak Butuh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal