Pemimpin Oposisi Israel Tuduh Netanyahu Ingin Kudeta Hasil Pemilu

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu dituduh berupaya mengudeta hasil pemilu parlemen untuk mempertahankan jabatan (Foto: AP)

Berdasarkan sistem demokrari parlementer di Israel, presiden berkonsultasi dengan partai-partai terpilih sebelum menunjuk seorang anggota parlemen untuk membentuk pemerintahan.

Anggota parlemen yang ditunjuk memiliki waktu 28 hari untuk membentuk pemerintahan, namun bisa diperpanjang hingga 14 hari lagi.

Sementara itu, pemerintahan sebelumnya tetap menjabat hingga pemerintahan baru mendapatkan mandat dari Knesset.

Anggota Knesset yang baru terpilih dijadwalkan mengadakan sidang perdana pada 10 November. Partai-partai oposisi juga berupaya menggantikan ketua Knesset, Amir Ohana yang berasal dari Partai Likud.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Israel Ketar-ketir Partai Demokrat Kuasai Kongres AS, Singgung Bantuan Senjata dan Perang Iran

8 jam lalu

Pemimpin Oposisi Israel Tak Sudi Gabung dengan Netanyahu sekalipun Dibujuk Trump

1 hari lalu

Bentrok Penolakan Konser Andrea Bocelli, 33 Aparat hingga Bahar Bin Smith Terluka

1 hari lalu

Trump Hentikan Bantuan Rp72 Triliun ke Israel Setiap Tahun: Mereka Sudah Tak Butuh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal