Pemimpin Oposisi Korsel Dituduh Kirim Uang Rp123 Triliun ke Korut, untuk Apa?

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi suasana sidang Parlemen Korea Selatan. (Foto: Dok. 2020)

SEOUL, iNews.id – Jaksa di Korea Selatan memerintahkan penangkapan pemimpin oposisi Lee Jae Myung. Politikus Partai Demokrat Korea itu dicurigai telah menyalahgunakan kepercayaan sebagai pejabat publik serta terlibat dalam transfer uang ilegal ke Korea Utara

Kantor berita Yonhap pada Senin (18/9/2023) melaporkan, jaksa meyakini bahwa pemimpin oposisi itu mendorong sebuah perusahaan untuk memenangkan tender proyek pembangunan apartemen di Kota Seongnam pada 2014–2015. Ketika itu, Lee menjabat wali kota setempat. Dalam perkara itu, negara ditaksir mengalami kerugian 20 miliar won (Rp231,73 miliar).

Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul juga menyebut Lee diduga meminta produsen pakaian dalam, Ssangbangwool Group, untuk secara tidak sah mengirimkan 8 miliar dolar AS (Rp123 triliun) ke Pyongyang pada 2019-2020. Kala itu, Lee menjabat sebagai gubernur Gyeonggi. 

Menurut Yonhap, tujuan pengiriman uang ke Pyongyang tersebut adalah untuk mengatur perjalanan Lee ke Korea Utara dan mempromosikan proyek pertanian pintar antara pemerintah negara komunis tersebut dan Pemerintah Provinsi Gyeonggi. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Dukung Mojtaba Khamenei, Korea Utara Tegaskan Bersama Iran

Internasional
2 hari lalu

Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei Pimpin Iran, Ajak Seluruh Negara Kutuk AS-Israel

Buletin
6 hari lalu

Kim Jong Un Pamer Rudal dari Kapal Perang di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran Memanas

Internasional
7 hari lalu

Tak Ingin seperti Iran Diserang AS-Israel, Kim Jong Un Pamer Kapal Perang dan Rudal Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal