Pemutusan Internet Bikin Ratusan Ribu Penduduk Myanmar Berisiko Terinfeksi Covid-19

Arif Budiwinarto
Ratusan ribu penduduk di delapan kota di Myanmar belum mendapatkan informasi mengenai Covid-19. (foto: ist)

"Dengan konflik bersenjata yang melibatkan militer Myanmar dan Tentara Arakan di Rakhine State di tengah pandemi menempatkan warga sipil dari situasi kritis untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan agar tetap selamat," kata Penasihat Hukum Human Right Watch, Linda Lakhdir, dikutip dari CNN, Rabu (24/6/2020).

Sejumlah kasus Covid-19 telah ditemukan di Kota Maungdaw dan Buthingdaung di utara Rakhine State, tempat lebih dari 100.000 Muslim Rohingya tinggal di kamp-kamp yang padat. Mereka merupakan para pengungsi yang melarikan diri dari operasi pembersihan yang dilancarkan oleh Militer Myanmar terhadap geriliyawan Rohingnya pada 2018.

Saat Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, Pemerintah Myanmar meluncurkan kampanye informasi "No Person Left Behind" tentang pencegahan penyakit, termasuk imbauan jaga jarak fisik.

Namun, anggota parlemen Htoot May yang mewakili Liga Nasional Arakan untuk Demokrasi di Majelis Tinggi Parlemen Uni Myanmar, mengatakan bahwa banyak masyarakat yang tinggal di utara Rakhine State dan negara bagian Chin tidak menerima informasi kesehatan yang diklaim sudah diedarkan melalui Facebook, situs web, bahkan melalaui apilikasi pengiriman pesan.

"Saat saya bertanya kepada orang-orang di daerah pemilihan saya, apakah mereka mengetahui Covid-19? Saya harus menjelaskan pandemi global kepada mereka dari awal," kata Htoot May.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
10 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
10 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Internasional
14 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
15 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Nasional
15 hari lalu

WHO: Hantavirus Lebih Mematikan daripada Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal