Penanganan Kasus Pembunuhan Khashoggi Pulihkan Reputasi Erdogan

Nathania Riris Michico
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat mengugnkapkan detail pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. (Foto: AFP)

ANKARA, iNews.id - Pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, tampaknya, menurunkan reputasi dua pemimpin dunia dan sebaliknya, menghidupkan kembali reputasi seorang pemimpin lainnya.

Reputasi Putra Mahkota Arab SaudiMohammed bin Salman jelas dirusak oleh kasus kematian Khashoggi.

Kendati tampaknya Raja Salman tak akan mempreteli kewenangan Pangeran Mohammed, namun citranya sebagai seorang reformis muda yang dinamis sirna selamanya.

Menurut ABC News, Rabu (24/10/2018), perlu bertahun-tahun sebelum ada pemimpin dunia yang peduli citra dirinya, yang akan berada di dekat sang pangeran dalam momen foto bersama.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump misalnya, akan berpikir dua kali untuk mengundangnya kembali ke Gedung Putih. Kedekatan Trump dengan Pangeran Mohammed merusak reputasi presiden AS itu juga.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menlu Iran kepada Trump: Hormati Tanda Tangan Anda!

57 tahun lalu

Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?

57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Tak Lanjutkan Negosiasi dengan AS

57 tahun lalu

Trump Kecam Wasit Brasil karena Beri Kartu Merah Folarin Balogun: Mengerikan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal