Penasihat Keamanan AS Bolton Mundur, Bagaimana Nasib Pertemuan Trump-Rouhani?

Nathania Riris Michico
Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton bersama Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP / MARK WILSON)

Pompeo, berdiri di samping Mnuchin di Gedung Putih, mengatakan yakin, saat ditanya apakah Trump bisa bertemu Rouhani akhir bulan ini di Sidang Majelis Umum PBB di New York.

Pernyataan itu muncul hanya 90 menit setelah Trump mengumumkan mendepak Bolton dari Gedung Putih. Menanggapi keputusan itu, Pompeo dan Mnuchin memperingatkan bahwa kepergian Bolton tidak boleh dianggap sebagai awal pergeseran kebijakan utama.

"Saya akan mengatakan bahwa Menlu Pompeo dan saya serta presiden sepenuhnya bersatu pada kampanye tekanan maksimum kami," kata Mnuchin.

Iran bereaksi cepat terhadap kepergian Bolton; seorang ajudan Rouhani mengatakan itu menandakan tekanan AS gagal.

"Marginalisasi Bolton dan pemindahannya berikutnya bukan kebetulan, tetapi merupakan tanda yang jelas tentang kekalahan strategi tekanan maksimum Amerika melawan Iran," cuit Hesameddin Ashena.

"Jangan ragu bahwa kita memiliki kekuatan untuk mengatur pendekatan AS terhadap Iran dan kami tidak akan pernah mundur. Blokade terhadap Iran akan pecah."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
16 jam lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

11 jam lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

21 jam lalu

Iran Ancam Serang Infrastruktur Negara-Negara Timur Tengah jika Digempur AS Lagi

23 jam lalu

Nah, Trump Bantah Bakal Longgarkan Sanksi untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal