Pendaki Gunung Fuji Jepang Bakal Dikenakan Tarif Rp200.000-an, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Pendaki Gunung Fuji melalui jalur Yoshida di Prefektur Yamanashi akan dikenakan tarif baru 2.000 yen atau sekitar Rp212.000 tahun ini (Foto: Asahi Shimbun)

Seorang sumber dari Pemerintah Prefektur Yamanashi mengatakan kepada surat kabar The Japan Times, uang dari tiket masuk akan digunakan untuk mencegah pendakian peluru serta membangun shelter atau tempat berlindung untuk mengantisipasi jika Gunung Fuji meletus tiba-tiba.

Para pendaki sebenarnya saat ini sudah dipungut biaya pendakian, namun dana itu untuk pemerliharaan fasilitas. 

Pemerintah Yamanashi, kata sumber tersebut, akan mengajukan usulan tarif terbaru ke majelis prefektur bulan ini.

Data Kementerian Lingkungan Hidup Jepang mengungkap, selama musim panas 2023, jumlah pendaki yang melewati pos 8 Gunung Fuji dari keempat rute mencapai 221.322 orang, tak jauh berbeda dengan jumlah pada 2019.

Dari jumlah itu, 60 persen lebih atau 137.236 di antaranya, menggunakan jalur Yoshida.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Jepang Akhiri Misi Karhutla di Kalimantan, Menhan Sjafrie Apresiasi dan Anugerahkan Tanda Kehormatan

4 hari lalu

Perjalanan Cinta Jerome Polin dan Gracia Caroline, dari Adik Kelas di Jepang hingga Segera Menikah

4 hari lalu

Profil Gracia Caroline, Calon Istri Jerome Polin yang Punya Segudang Prestasi!

4 hari lalu

Jerome Polin Lamar Gracia Caroline di Jepang, Gunung Fuji Jadi Saksi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal