Pendukung Mantan PM Pakistan Imran Khan Terus Bentrok dengan Polisi, Sudah 2 Hari

Umaya Khusniah
Bentrokan antara pendukung mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dan polisi terus bergulir di berbagai kota sejak Selasa (14/3/2023).

Pada Rabu pagi, Khan muncul dari rumahnya untuk bertemu dengan para pendukungnya. Dia mengaku siap melakukan perjalanan ke Islamabad pada 18 Maret di bawah surat perintah penangkapannya. Sayangnya polisi tidak menerima tawaran tersebut.

Khan digulingkan dalam mosi tidak percaya di Parlemen pada bulan April. Dia diperintahkan untuk menghadap hakim di Islamabad pada Jumat. Dia dituduh menjual hadiah negara secara ilegal yang dia terima selama masa jabatannya sebagai perdana menteri dan menyembunyikan asetnya.

Mantan perdana menteri itu tak juga muncul di pengadilan sejak November, ketika dia terluka dalam serangan senjata pada unjuk rasa di Provinsi Punjab timur. Saat itu dia mengklaim tidak sehat secara medis untuk melakukan perjalanan dari Lahore ke Islamabad untuk menghadapi dakwaan.

Pekan lalu, dia pergi ke Islamabad untuk tampil di tiga pengadilan. Tetapi dia gagal hadir di pengadilan keempat untuk menghadapi dakwaan dalam kasus korupsi, yang merupakan proses hukum untuk memulai persidangannya.

Khan telah mengklaim serangkaian kasus terhadapnya yang mencakup tuduhan terorisme merupakan rencana pemerintah penggantinya, Perdana Menteri Shahbaz Sharif. Dia ingin mendiskreditkan mantan bintang kriket yang menjadi politisi Islam itu.

Pada hari Rabu, dia men-tweet bahwa ada rencana 'untuk menculik & membunuh' dia.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Tegas! Prabowo Sebut Polisi Baik dan Tentara Hebat Tuntutan Rakyat, Bukan Ikuti Selera Pimpinan

Internasional
6 hari lalu

Brutal! Jet-Jet Tempur Pakistan Bombardir Rumah Sakit di Afghanistan, 400 Orang Tewas

Nasional
7 hari lalu

Polisi Temukan Helm Diduga Milik Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS di Salemba

Nasional
7 hari lalu

5 Fakta Terbaru Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal