Peneliti Ungkap Dampak jika Oposisi Pimpin Israel, dari Gaza hingga Tepi Barat

Anton Suhartono
Pergantian pemerintahan di Israel hasil pemilu parlemen berpotensi memengaruhi kebijakan terhadap Palestina (Foto: Anadolu)

KHAN YOUNIS, iNews.id - Pergantian pemerintahan di Israel berpotensi memengaruhi kebijakan terhadap Palestina, mulai dari penyaluran bantuan kemanusiaan dan gencatan senjata di Jalur Gaza hingga tekanan terhadap Otoritas Palestina di Tepi Barat. Namun, peneliti memperingatkan bahwa kemenangan oposisi tidak serta-merta membawa perubahan besar menuju perdamaian.

Peneliti Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri (ECFR), Beth Oppenheim, menilai pemerintahan Israel yang dipimpin tokoh oposisi Gadi Eisenkot berpotensi membatasi pengaruh kelompok sayap kanan yang mendukung perluasan permukiman Yahudi di wilayah Palestina.

Pemerintahan baru juga berpeluang mengurangi tekanan terhadap Otoritas Palestina serta mengambil pendekatan yang lebih fleksibel dalam persoalan bantuan kemanusiaan dan gencatan senjata di Gaza.

Meski demikian, Oppenheim mengingatkan agar warga Palestina tidak menaruh harapan terlalu tinggi terhadap pergantian kepemimpinan di Israel.

"Tidak akan ada perubahan besar," katanya, seperti dikutip dari AFP, Selasa (3/11/2026).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Yahudi Mantan Perwira Polisi Israel Gabung Partai Islam di Pemilu, Rebut Kursi Parlemen 

17 jam lalu

Nah, Mantan Jenderal Israel Sebut Negaranya di Ambang Kehancuran

19 jam lalu

Pemimpin Oposisi Israel: Upaya Netanyahu Batalkan Hasil Pemilu Gagal

20 jam lalu

Iran Masukkan Aset Keuangan AS dan Israel dalam Daftar Target, Perang Bisa Meluas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal