Penembakan Tentara Garda Nasional, Trump Akan Usir Pendatang Asing yang Bahayakan Amerika

Anton Suhartono
Donald Trump mengumumkan kebijakan ekstrem terkait pendatang asing menyusul penembakan 2 tentara Garda Nasional (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika SerikatDonald Trump kembali mengobarkan perdebatan besar soal imigrasi setelah mengumumkan kebijakan ekstrem menyusul penembakan dua tentara Garda Nasional oleh imigran Afghanistan. Dalam pernyataannya Jumat (28/11/2025), Trump menegaskan pemerintahannya akan menghentikan seluruh penerbitan visa dari “negara dunia ketiga” dan mendeportasi pendatang yang dianggap membahayakan Amerika.

Pengumuman ini muncul tak lama setelah salah satu korban penembakan di dekat Gedung Putih meninggal dunia, menambah tekanan politik untuk merumuskan kebijakan keamanan yang lebih ketat. 

Trump memanfaatkan momen tersebut untuk menggaungkan kembali janji kampanye lama, menjaga Amerika dari ancaman eksternal.

Pendatang Berisiko Diusir

Dalam unggahan di Truth Social, Trump menegaskan niatnya melakukan pengetatan imigrasi secara permanen.

“Saya akan menghentikan migrasi dari semua negara dunia ketiga secara permanen agar sistem AS bisa pulih sepenuhnya,” tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

7 Tentara AL AS Tewas dalam Bentrokan Maut di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

6 jam lalu

Bertemu Prabowo, Pemerintah AS Optimistis Kerja Sama Strategis dengan RI Makin Kuat

9 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp17.877 per Dolar AS

9 jam lalu

Wakil Menteri Perang AS Temui Prabowo di Istana: Kehormatan Luar Biasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal