Dia sempat menjalani tahanan rumah bertahun-tahun karena menentang pemerintahan militer, namun dibebaskan pada 2010. Sejak itu dia memimpin partai Liga Nasional untuk Demokrasi hingga memenangkan pemilu pada 2015.
Partainya berhasil memenangkan kembali pemilu pada November 2020, namun militer menuduh ada kecurangan. Ini yang menjadi alasan Suu Kyi dan pemerintahannya digulingkan dalam kudeta.
Myanmar berada dalam kekacauan sejak kudeta, menyebabkan ratusan orang tewas. Warga di penjuru Myanmar membentuk milisi untuk melawan militer.