Pengakuan 2 Warga Rusia yang Dituduh Serang Eks Mata-Mata di Inggris

Anton Suhartono
Foto yang dirilis Kepolisian London memperlihatkan Petrov (kanan) dan Boshirov berada di Stasiun Salisbury pada 3 Maret 2018 (Foto: AFP)

Soal tuduhan membawa racun Novichok yang dimasukkan ke botol parfum, Boshirov berdalih bahwa dirinya laki-laki dan tak mungkin membawa botol parfum perempuan.

"Ini bodoh bagi pemuda untuk membawa parfum perempuan. Bea cukai memeriksa semuanya, mereka akan menanyakan mengapa pria membawa parfum perempuan di bagasi. Kami tak memilikinya," ujarnya lagi.

Lebih lanjut mereka juga mengeluh soal keamanan pribadi dan keluarga setelah tuduhan ini.

"Kami takut keluar, kami khawatir akan diri kami serta orang-orang yang kami cintai," kata Boshirov.

Sementara itu, jurnalis RT, Margarita Simonyan, mengatakan, bukan pihaknya yang berinisiatif mewawancarai Petrov dan Boshirov, melainkan keduanya menghubungi melalui telepon genggam. Wawancara tersebut merupakan hasil taping yang pengambilan gambarnya dilakukan Rabu (12/9/2018) malam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Teken Kerja Sama, Rusia Akan Kirim Kosmonaut Myanmar ke Luar Angkasa

10 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

10 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

11 hari lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal